Rabu, 21 Desember 2011

jiwa KELAM rasapun PADAM

Jiwa berasal dari bahasa sanskerta yang artinya benih kehidupan. Dalam berbagai agama dan filsafat, jiwa adalah bagian yang bukan jasmaniah (immaterial) dari seseorang. Biasanya jiwa dipercaya mencakup pikiran dan kepribadian dan sinonim dengan roh, akal, atau awak diri.Di dalam teologi, jiwa dipercaya hidup terus setelah seseorang meninggal, dan sebagian agama mengajarkan bahwa Tuhan adalah pencipta jiwa. Di beberapa budaya, benda-benda mati dikatakan memiliki jiwa, kepercayaan ini disebut animisme. apabila jiwa anda mula kelam menghitam secara otomatis pun anda sudah mati rasa pada lingungan sekitar. tidak perduli apa yang berubah di sekitar anda dan anda sama saja sudah mati tidak ada tujuan hidup kedepannya.

1 komentar: